Apa itu santet...?
“Santet” sebuah kata yang bikin merinding bulu kuduk siapa aja yang
mendengarnya, sebuah kata yang masih jadi bahan perdebatan, jadi bahan seminar
para intelektual, jadi bahan gosip diwarung2, pos ronda, pojok jalan, sampe
pengajian. Semua sibuk mengkaji, membahas dan memperdebatkan. Ada yang pro ada
yang kontra, ada yang percaya ada yang nggak, ada yang serius menyimak ada pula
yang menganggapnya cuma omong kosong belaka alias sampah.
Masalah kejahatan ilmu hitam spt
santet, emang akan terus menjadi polemik yang gak habis2, dibilang ada tapi gak
keliatan dan emang secara empiris gak ada bukti, dibilang gak ada juga tapi
banyak korban yang berjatuhan, malah yg lebih kontravesial ada yang usul kalo
santet dimasukkan kedalam perundang2an dan dimasukkan ke jalur hukum melalui
peradilan…hihihi..ini lucu nih mungkin nanti ada UUD Undang-Undang
Disantet,saksi dan terdakwanya Jin lucu kali ya dan udah dipastikan
dipersidangan nanti gak ada yang nonton..pada takut….
Lalu apa santet itu, gimana
cara kerjanya…????
Santet adalah bagian dari kejahatan
ilmu hitam, yang dilakukan oleh dukun dengan mahluk halus/Jin sebagai
mediator.diliat dari cara kerjanya santet dibagi dua yaitu :
-Dematrialisasi
(proses perubahan materi menjadi non materi)
Jasad manusia, hewan (bukan roh..)
dan semua benda sesungguhnya kumpulan partikel2 kecil yang dipadatkan, dan
dengan meminjam rumus Einstein E=MC2 , bahwa benda padat apapun dengan
Kepadatan Massa (M) dengan kecepatan yang melebihi kecepatan Cahaya ‘(C) dapat
diurai menjadi partikel2 kecil atau semacam energi yang gak keliatan. Proses
perubahan materi menjadi energi yang keliatan alias non materi ini dalam Ilmu
Bela diri disebut Dematrialisasi. Dengan prinsip hukum inilah para dukun
mengubah materi atau benda apapun seperti Paku, jarum, pecahan kaca, ijuk,
rambut atau hal-hal yang lebih seram lagi yang berbau kuburan seperti Pecahan
Batu nisan, tanah kuburan, sobekan kain kafan, tali pocong, dll menjadi non
materi atau energi yang gak keliatan.
Cara kerja dematrialisasi ini bisa
dengan tenaga dalam, kekuatan bathin atau meminta bantuan mahluk
halus/Jin.Kemudian Energi yang gak keliatan ini dimasukkan kedalam minuman atau
makanan dalam bentuk “Paket Hemat”, dan paket hemat tsb dikirim ke korban yang
juga melalui kurir yang dilakukan oleh Jin juga, hasilnya si korban yang
meminum atau memakan paket yang berisi benda2 padat tsb akan kelojotan muntah
darah, perut kembung, pendarahan, dll
Gimana nggak. Lah wong paku atau
silet masuk kedalam tubuh orang itu menghambat peredaran darahnya sehingga
darah menjadi gak bisa ngalir dan berbalik arah, sistem tubuh jadi kacau dan
rusak. Masih syukur jika benda2 itu bisa berubah wujud ke bentuk aslinya, nah
kalo nggak, alat2 kedokteran yang paling canggih manapun gak akan bisa
mendeteksi kehadiran benda2 tsb, ilmu dokter masih kalah canggih ama dukun….
- Cara
kedua adalah cara langsung,
yakni langsung Si Jin lah yang menjdi pemeran utamanya, tanpa harus menggunakan
benda2 aneh tsb. Para jin suruhan inilah yang langsung ditugaskan untuk
“mengerjai” sang korban, Si Jin itu mengerjai bisa dengan berbagai cara,
mengganduli (orang/korban itu spt bongkok, spt menggendong sesuatu yang berat),
memeluk, mencekik, menduduki, sehingga korban akan susah bernapas, pusing,
badan terasa berat, susah tidur. Dan yang lebih canggih lagi adalah dengan
menggunakan aura negatip dari jin itu atau dengan memancarkan gelombang Electro
Enchepalo Magnetis yang dipunyai Jin, dengan keberadaan jin yang beraura
negatip tsb, si dukun mengirim getaran gelombang yang berbentuk partikel
untuk mempengaruhi gelombang otak korbanDikalangan bisnis, cara inilah yang
diambil, melalui getaran gelombang energi negatip inilah para jin menghalau
para rekan bisnis korban atau customer untuk gak datang membeli atau menolak
tawaran bisnis, sehingga usaha yang biasa ramai menjadi sepi atau tender gak
dapat2 dan lama kelamaan mengalami kebangkrutan.
sehingga korban akan sering pusing
dan berhalunisasi lalu berteriak2 ketakutan seperti melihat penampakan mahluk
yang menakutkan, bukan itu saja dia juga suka mendengar suara2 yang gak jelas,
mimpi seram dan buruk, sehingga otak kehilangan kontrol mengakibatkan orang itu
menjadi gila, beraktifitas seksual yang menyimpang, emosi gak terkendali hingga
bunuh diri.
Sama seperti sifat Santet yang
berbau mistis dan gaib, maka solusi yang ditawarkan untuk
menanggulanginyapun selalu bernapas mistis, spiritual dan religius, beberapa
cara tsb antara lain;
Tidur
Diatas Lantai
Tau nggak, Kenapa semua mahluk halus
gak pernah menyentuh bumi? Dia pasti akan melayang sekitar 10-15 cm diatas
tanah.
Yap, karena sifat tanah dan api
adalah sifat yang berlawanan, konon tanah/bumi mempunyai energi positip,
karena itu para lelembut (Jin) gak pernah menginjak tanah akaibat pengaruh
tanah terasa panas bagi bangsa mereka. Maka bila ingin terhindar dari kejahatan
ilmu hitam spt santet dianjurkan untuk membiasakan tidur di lantai, Ilmu santet
yang dilancarkan biasanya berjarak 50 cm diatas tanah., untuk itu bila
seseorang tidur diatas tanah akan terhindar dari bahaya santet.
Merang
Ketan Hitam
menurut kepercayaan agar terhindar
dari kejahatan ilmu hitam adalah dengan cara membawa merang ketan hitam
kemanapun anda pergi (Merang = batang pohon yang dikeringkan dan dibakar).
Secara spiritual merang ketan hitam memiliki power yang positip yang bisa
menteralisir kekuatan ilmu hitam.
Palm Merah
menanam palm merah dihalaman depan
rumah merupakan metode lain yang dipercaya bisa menetralisir kekuatan santet,
konon palm merah merupakan tanaman yang sangat dimusuhi kaum jin yang beraura
negatip
Daun Kelor
Untuk menangkal serangan ilmu hitam
yang notabene adalah jin suruhan, maka letakkanlah daun kelor di pintu rumah,
aura daun kelor yang berenergi positip memang sangat ditakuti mahluk halus yang
beraura negatip
Tumbuhan
beraura Positip lainnya
Banyak sekali tumbuhan yang beraura
positip kuat sekali yang dipercaya dapat mentralisir aura negatip para mahluk
halus jahat, dari ribuan bahkan jutaan tumbuhan yang beraura positip yang kuat,
yang paling menonjol adalah Dewandaru, Kalimasada, Bambu kuning (apalagi yang
didalamnya terdapat bambu buta atau bambu tidak berongga), pohon kenanga, sirih
(apalagi didalamnya ada sirih yang ketemu urat), stigi, mentawa, songgo langit,
nogosari, kayu Rau dan Liwung. Tapi sayang kayu2 atau pohon tersebut masih langka
dan susah banget ditemukan.
Disamping metode2 tradisional tsb,
penanggulangan ilmu hitam juga bisa dilakukan dengan petunjuk2 religi
ke-islamanterhindar dari serangan santet disarankan sebelum tidur harus
berwudhu, suci lahir bathin, lalu membaca Al ikhlas, al falaq, An nas, ayat
kursi. Sudah dipastikan kita akan terhindar dari santet sampe esok pagi.
(maap, karena saya muslim maka yang saya ketngahkan yang saya tau menurut
ajaran saya) misalkan agar
Sementara itu di kitab surahul
aulia, mengisyaratkan kehebatan amalan ayat Lima untuk menangkal semua
kejahatan ilmu hitam, karena didalam ayat Lima terdapat sepuluh hurup Kof.
Adapun ayat lima itu terdiri dari; Al baqarah ayat 246, Ali Imran ayat 181, An
Nisa ayat 77, Al Maidah ayat 27, dan Ar Ra’d ayat 16.
Adalagi di bebagai kitab, yang
menyatakan bahwa dengan mengamalkan do’a Nurbuat (nurul nurbuwah) setiap
pagi dan sore atau setelah selesai sholat fardhu, maka jin2 yang beraura
negatip akan menyingkir menghindar.
Namun yang lebih penting dari semua
itu tentunya adalah usaha kita mendeteksi serangan santet sejak dini.
Berikut
ini adalah tips sederhana untuk mendeteksi serangan ilmu hitam:
Sediakan telur ayam kampung yang
masih baru, baskom, kembang setaman, kain mori satu meter dan tongkat kayu
sepanjang satu meter.
Langkah pertama yang harus dilakukan
adalah mengisi baskom dengan air lalu masukkan kembang setaman dan telur
kedalamnya.
Kedua, dirumah bagian belakang
sebelah kiri, bukalah sedikit genting, lalu taruhlah baskom yang sudah berisi
air, kembang setaman dan telur dibawah genting itu, baskom diletakan diatas
eternit, atau bisa juga diatas lemari pokoknya ditempat yang tinggi, kain mori
putih untuk alas baskom tersebut.
Ketiga, memohonlah kepada Allah yang
Maha Mengetahui, agar diberi petunjuk yang benar, lalu tinggalkan baskom
tersebut, dan biarkanlah selama tujuh hari tujuh malam.
Setelah tujuh hari tujuh malam,
ambillah baskom tsb dan bawalah keluar rumah, lalu letakkan di tanah, ambil
tongkat kayu dan pukullah telur yang ada dibaskom.
Bila telur masih berupa telur yang
terdiri dari putih dan kuningnya, itu pertanda anda hanya sakit biasa, tanpa
ada pengaruh ilmu hitam. Tetapi bila telur yang anda pukul tersebut pecah
dan dari dalamnya keluar warna merah, itu berarti anda memang terkena serangan
ilmu hitam,
yang perlu diperhatikan, jangan
memecah telur dengan tangan, sekali lagi jangan memegang dan memecahkan
telur itu dengan tangan, sebab bila telur itu berisi cairan darah atau benda2
lain akan mengakibatkan kondisi anda semakin parah.
Lalu bila baskom terbukti ada
santetnya buatlah lubang ditanah dan tanamlah baskom beserta isinya, biar bumi
yang menetralisir pengaruh negatip ilmu hitam tersebut.
Santet memang menjadi momok yang
menakutkan, karena tak jarang korban mengalami sakit yang begitu menyiksa,
sampai ada yang terengut nyawanya dalam hitungan hari, Berikut ini ada seorang
Kyai terkenal di kawasan Jawa Timur – Jawa Tengah (maap namanya tidak
diberikan, demi privacy dia) untuk menetralisir dan menghilangkan pengaruh dari
3 santet yg ganas dengan ramuan tradisional yang emang banyak tersebar
disekitar kita, dan hebatnya lagi dapat dikerjakan sendiri tanpa bantuan
paranormal yang bisa menghabiskan uang jutaan untuk upahnya, ramuan ini murah
dan sudah banyak terbukti menolong para korbannya. Uniknya ramuan ini campuran
bahan tradisional dengan bahan2 kedokteran modern, dia bilang untuk melancarkan
peredaran darah dan memulihkan kesehatan korban secara medis. Dia juga bilang
bahwa ramuan ini juga pernah diterbitkan di sebuah majalah ibukota beberapa
tahun lalu.
Berikut ini santet dan ramuannya
untuk menetralisir,
Santet
Susuk konde (jawa)
Di Pulau Jawa dikenal berbagai jenis
santet yang luar biasa ganas, salah satunya adalah santet susuk konde, yang
mampu membuat korbannya selalu mengidap penyakit aneh, jiwanya terganggu bahkan
gila, boleh dibilang inilah sebenarnya santet dengan sistem pengendalian
pikiran korban secara terpadu, dan jarang sekali ada korban yang bisa
disembuhkan apalagi tertolong hidupnya.
Selain santet susuk konde bisa juga
santet yang sejenisnya.
Ramuan
Minum :
Sediakan sepotong daging kambing
kacang tanpa lemak, seekor siput sawah (keong mas) berukuran besar, jahe,
lengkuas, segenggam beras merah disangrai, kapulaga dan cengkeh, Kemudian rebus
kesemuanya dengan 8 gelas air kelapa dan 3 gelas air perasan parutan bangkuang.
Biarkan mendidih dan menjadi sekitar 4 gelas air rebusan yang tersisa.
Siapkan pula 1600 mg
N-acetyl-paminophenol (parasetamol), 1500 mg tetra ampicylin, 100 mg
saliclat-lamida, 20 mg citurn acyd, 2 butir sacharin dan sejumput garam dapur.
Haluskan semuannya hingga menjadi bubuk puyer, lalu bagi menjadi 4 bagian dan
bungkus masing2 dengan kertas.
Cara minum, ialah setiap pagi,
siang, malam sesudah makan dan menjelang tidur malam. Masing2 sebungkus puyer
dan segelas air rebusan ramuan diatas ditambah sesendok makan madu. Kecuali
pada saat sesudah minum ketika menjelang tidur, maka harus ditambahkan pula
dengan segelas susus murni, ditambah sesendok makan santan kental yang mentah
(belum direbus)
Ramuan
Cairan pembalur tubuh :
sediakan secukupnya temu jahe emprit
(lokal), temu ireng (hitam), sekerat temu kunir (kunyit), Parut kesemuanya,
lalu campurkan sejumput ragi tapai halus dan aduk hingga rata, kemudian diamkan
dengan cara memeram selama sehari semalam. Sesudahnya masukkan pula beberapa
tetes minyak cengkeh dan minyak kayu putih, lalu campur hingga merata. Peras
cairannya.
Cara Penggunaannya, ialah dengan
membalurkannya ke seluruh tubuh, mulai dari ubun2 kepala hingga ke telapak
kaki. Biasanya dibagian yang terkena santet (misal susuk konde) yang
disembunyikan, sesaat setelah dilakuakn pembaluran, maka pada bagian tersebut
akan mengepulkan asap dan meninggalkan luka bakar kecil. Pembaluran boleh
dilakukan berulang2 pada hari2 berikutnya, asalkan luka bakar bekas lepasnya
sebagian santet terdahulu telah mengering.
Teluh
pelesit matimang (kalimantan)
Santet jenis ini terkenal sangat
ganas bagi masyarakat dayak di kalimantan, sebab biasanya korbannya tidak
tertolong selewat 40 hari, bahkan banyak yang meninggal dunia akibat santet ini
hanya dalam waktu seminggu saja. Untuk menetralisir sekaligus menyembuhkan
korban, Pak kyai itu memberikan resep sbb,
Ramuan
minum :
sediakan sebonggol rebung bambu
buluh, rendam selama sehari semalam dalam air kapur sirih yang sudah ditaburi
segenggam garam, temulawak, daun cemara kipas (wangi), sereh dan daun salam.
Rebus kesemuanya dengan 8 gelas air kelapa, segelas santan kental dan 2 gelas
air perasan parutan labu siam. Biarkan mendidih dan menjadi sekitar 4 gelas air
rebusan yang tersisa.
Siapkan pula 2000 mg
N-acetyl-paminophenol (parasetamol), 80 mg saliclat-lamida, 20 mg citurn acyd,
20 mg amonium benzoate, 80 mg vitamin B-complexe, sebutir sacharine, sejumput
garam dan sejumput tepung ketan hitam. Haluskan semuanya hingga menjadi bubuk
puyer, lalu bagi menjadi 4 bagian dan bungkus masing2 dengan kertas.
Car minum, ialah setipa pagi, siang,
malam sesudah makan dan menjelang tidur malam. Masing2 sebungkus puyer dan
segelas air rebusan ramuan diatas ditambah sesendok makan madu. Kecuali pada
saat menjelang tidur malam, ditambah kuning telor sebutir ayam kampung (lokal)
dikocok bersama air rebusan ramuan
Ramuan
Cairan Pembalur tubuh
sediakan secukupnya temu ireng
(hitam), temu kunci, sejumput jinten hitam-ketumbar-kapulaga-pala disangrai dan
dihaluskan. Temu ireng dan temu kunci diparut. Peras air jeruk nipis, sejumput
tepung beras dan tepung labla (sagu kawung), sejumput ragi tapai dihaluskan.
Campurkan kesemuanya hingga rata. Lalu masukkan sejumput ragi tapai dimaksud,
diamkan selama beberapa jam dengan cara memeramnya. Lalu tambahkan sejumput
baking soda powder kedalamnya. Setelah busa yang ditimbulkannya habis,
tambahkan pula kedalamnya sesendok makan santan kental yang diperoleh dari
kelapa cangkir gading (kuning) dan sejumput garam serta sedikit kapur sirih,
campur kembali hingga rata, lalu peras airnya.
Cara penggunaannya sama, ialah
dengan membalurkannya pada seluruh tubuh, mulai bagian ubun2 kepala hingga
telapak kaki. Dan biasanya dimana kekuatan santet matimang ini disembunyikan,
maka pada bagian tersebut akan terasa bagai kesemutan disertai denyut2 kejutan
dan akan memerah kulitnya, yakni sesaat setelah dilakuakn pembaluran. Tentu
saja pembaluran inipun harus dilakukan berulang2 dalam sehari selam dua atau
tiga hari, sampai si korban bebas dari pengaruh santet tersebut.
Buhul
Cacing Abin (Sumatera)
Santet ini tidak asing lagi
keganasannya dan sangat terkenal bagi penduduk pulau sumatera, sebab si korban
bisa menderita berbagai penyakit aneh, akibat sebagian urat syaraf motor
reflesif utama yang terdapat di tulang belakang bagian punggungnya dikuasai
oleh pengaruh gaib ilmu hitam tsb. Bahkan bilamana terlambat mendapatkan
pertolongan, maka akan berakibat fatal, Yaitu kematian setelah menderita
beberapa waktu lamanya.
Tidak hanya santet Buhul Cacing abin
saja, Bisa juga ramuan ini untuk santet khususnya yang terasa sakit di bagian
punggung belakang.
Ramuan
minum:
sediakan sepotong daging kerbau
bagain paha, sepotong daging sapi bagian paha, kesemuanya tanpa lemak, Lalu
sediakan pula secukupnya daun bambu kuning, dan daun bayam duri (bayam liar),
bawang merah dan kapulaga. Kemudian rebus kesemuanya dengan 8 gelas air kelapa
dan 3 gela air perasan parutan wortel. Biarkan mendidih dan menjadi 4 gelas air
rebusan yang tersisa.
Siapkan pula 2000 mg
N-acetyl-paminophenol (parasetamol), sebutir sacharin, 100 mg citrun-acyd dan
sejumput garam dapur. Haluskan kesemuanya hingga menjadi bubuk puyer, lalu bagi
menjadi 4 bagian dan bungkus masing2 dengan kertas.
Cara minumnya adalah setiapa pagi,
siang, malam sesudah makan, dan mejelang tidur malam. Masing2 sebungkus puyer
dan segelas air rebusan ramuan diatas ditambah sesendok madu.
Ramuan
minyak urut
Sediakan sebonggol umbi akar, tunas
anak pisang saba, lalu parut dan peras airnya. Haluskan sejumput jinten hitam
Rendam bubuk jinten hitam dalam air perasan umbi anak pisang saba selama
beberapa jam. Kemudian tumis air perasan itu dalam setengah gelas minyak kelapa
hijau, hingga kesemuanya menjadi minyak pekat, lalu tambahkan secukupnya minyak
sereh, minyak kemiri dan minyak pepermint. Cara pemakaian digosokkan pada
bagian punggung bagian bawah setiap saat, terutama sehabis mandi. Bangun tidur,
maupun ketika hendak berangkat tidur baik siang maupun malam.
Ya santet emang ada dan akan tetap
selalu ada, sampai kapanpun.
Ada satu cara yang ampuh, yang bila
kita lakukan, insya Allah, kita dan keluarga kita akan terhindar selamanya dari
serangan santet. Yakni kita senantiasa waspada dan eling, Artinya dengan
meningkatkan iman dan taqwa kita akan senantiasa mendapat perlindungan
keselamatan dari Allah SWT, kedua, hendaknya kita senantiasa berusaha menjga
sikap dan prilaku kita, baik dan ramah kepada siapapun, menghidari permusuhan,
tolong menolong,
Terakhir, apapun yang akan kita
lakukan, apapun yang kita kerjakan, gak akan berarti bila gak ada dukungan dari
yang kuasa, sesungguhnya ilmu hebat apapun yanga ada didunia ini dan
kekuatan sebesar apapun yang dipunya manusia dan jin, gak ada apa2 dibanding
Tuhan. “We are nothing…nothing…without support of God”, jadi ketika kita
melakukan pengobatan apapun bentuknya usahakan…sekali lagi usahakan…
mintalah pertolongan Tuhan, mintalah dukungan dari Nya, mudah2an semua yang
kita lakukan di ridhoi dan si korban dapat disembuhkan. Semoga……




Komentar
Posting Komentar